HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Delegasi Taiwan Federation of Agriculture menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), serta ketertarikan terhadap berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Mereka menilai Humbang Hasundutan memiliki prospek yang baik untuk pengembangan investasi berbasis pertanian modern melalui penerapan teknologi, peningkatan nilai tambah hasil pertanian, serta penguatan kemitraan dengan petani lokal. Hal itu disampaikan saat Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan. Delegasi Taiwan Federation of Agriculture di Ruang Kerjanya, di Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Kamis (09/07/2026.
Baca Juga:
Manaek Hutasoit, Syukuran dan Pembangunan Tugu Borsak Bimbinan di Tipang Untuk Menjalin Kebersamaan Keturunan Marga Hutasoit
Delegasi ini bermaksud menjajaki potensi investasi strategis dibidang agrikultur di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Delegasi itu menyampaikan salah satu pilihan alternatif dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan, pakan dan energi serta meningkatkan pendapatan petani, tanaman sorgum juga menjadi pilihan. Tanaman ini mempunyai banyak keunggulan antara lain dapat tumbuh dilahan kering dan lahan sawah pada musim hujan maupun kemarau, biaya yang relatif kecil, sehingga membuat tanaman ini cocok untuk daerah Humbang Hasundutan.
Bupati Humbahas didampingi Sekda Chiristison R Marbun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumbangaol, Kadis PMPTSP Lampos Purba, Kadis Pertanian Tukka Siahaan, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae dan Kabag Administrasi Pembangunan Saut Manullang, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi. Kunjungan ini merupakan kehormatan sekaligus peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada investor internasional sebut Oloan.
Oloan juga memaparkan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan salah satu daerah strategis di Sumatera Utara yang memiliki keunggulan komparatif pada sektor pertanian dan hortikultura. Kondisi agroklimat yang sejuk, kesuburan tanah, serta ketersediaan lahan menjadikan Humbang Hasundutan sebagai salah satu kawasan yang memiliki prospek besar untuk pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi jelas Oloan kepada Delegasi Taiwan Federation of Agriculture yang dipimpin Lin Tien Fu dengan Su Han Ching, Hsu Pohan, Van Basten serta sejumlah perwakilan lainnya.
Baca Juga:
Akses Jalan Kabupatan Doloksanggul-Sijamapolang Puluhan Tahun Rusak, Pemkab Humbahas Tutup Mata
Selain itu kata Oloan, Humbahas dikenal sebagai kawasan pengembangan hortikultura nasional, Humbang Hasundutan juga menjadi lokasi pelaksanaan Program Food Estate yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan Indonesia juga, berbagai komoditas hortikultura seperti kentang, bawang putih, bawang merah, cabai, jagung, serta berbagai tanaman pangan lainnya terus dikembangkan dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kata Oloan, Pemkab Humbahas terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, serta pembangunan infrastruktur pendukung. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, daya saing produk pertanian, dan kesejahteraan petani. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang investasi yang dinilai sangat prospektif.
Fokus pembahasan meliputi optimalisasi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, termasuk peluang pengembangan komoditas sorgum sebagai tanaman pangan alternatif yang memiliki nilai ekonomi dan potensi pasar yang terus berkembang.
Selain itu, juga dibahas peluang pengembangan sistem peternakan modern yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan bibit, manajemen budidaya hingga pengolahan hasil peternakan.