HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Usai terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian lahan pertanian di Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) baru baru ini, dalam waktu dekat akan direhabilitasi. Sehingga kedepan lahan-lahan pertanian khususnya persawahan, kembali produktif dan dapat diolah para petani.
Penanganan rehabilitasi ini, sesuai hasil rapat Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Humbahas Tukka Siahaan bersama Kabid Penyuluhan, Sarana dan Prasarana Lenny Sihombing dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Sumut, di Medan. Rabu (17/06/2026).
Baca Juga:
WKRI nyatakan Peduli Kelestarian Danau Toba Dengan Aksi Penuangan Eco-Enzyme.
Dengan agenda percepatan pelaksanaan kegiatan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbahas bersama Kodam I/BB (Bukit Barisan) menandatangani kerjasama untuk penanganan rehabilitasi sawah seluas 207 hektar dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,4 miliar melalui dana APBN 2026 di Aula Aster Bukit Barisan Medan yang diikuti Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Mochamad Fuad Suparlin dan Wakil Aster Kasdam I/BB Letkol Inf Restu Petrus Simbolon.
Tukka Siahaan juga menjelaskan rencana rehabilitasi itu merupakan hasil koordinasi Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan dengan pemerintah pusat dan lintas sektoral lainnya. Dengan direhabilitasinya lahan persawahan itu, para petani dapat kembali mengolah lahannya menuju pemulihan ekonomi.
[Editor: Eben Ezer S]
Baca Juga:
Pengurus KDMP Humbahas Ikuti Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan SAK-EP