WKRI nyatakan Peduli Kelestarian Danau Toba dengan aksi penuangan Eco-Enzyme.
HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul -
Ket.photo.
- WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesa) DPC Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) nyatakan tekad peduli menjaga kelestarian Danau Toba melalui aksi penuangan Eco-Enzyme, yang dipusatkan di lokasi Gereja Katolik St Mikael Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja, Selasa 16/6/ 2026.
Baca Juga:
207 Hektar Sawah di Humbahas Akan Direhabilitasi
Dengan kegiatan itu, Pemkab Humbang Hasunduran (Humbahas) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian, dan Pembangunan, Parman Lumban Gaol mewakili Bupati Humbahas mengapresiasi aksi penuangan Eco-Enzyme yang diinisiasi WKRI DPC Humbang Hasundutan. Parman menyampaikan bahwa Pemkab Humbahas sangat mendukung kegiatan penuangan Eco-Enzym sebagai program pasca pelantikan pengurus 17 Mei 2026 lalu.
Aksi nyata ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk menjaga kelestarian Danau Toba sebagai sumber kehidupan, warisan yang berharga bagi generasi mendatang, serta destinasi pariwisata unggulan. Dengan adanya kegiatan ini, kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan perairan Danau Toba dapat terus meningkat untuk menjadikan kawasan wisata ini tetap asri, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.
Ketua panitia pelaksana, Mei Dame Pane menjelaskan kegiatan itu merupakan bentuk nyata kepedulian WKRI terhadap pelestarian lingkungan hidup. Eco-Enzyme diolah dari limbah dapur para anggota WKRI Kabupaten Humbang Hasundutan. Kegiatan penuangan eco-enzyme ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi ekosistem perairan Danau Toba, serta terus menumbuhkan semangat pertobatan ekologis di tengah masyarakat luas.
Baca Juga:
Pengurus KDMP Humbahas Ikuti Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan SAK-EP
Pastor Siprianus Jegaut SVD selaku moderator WKRI bersama Ketua DPC WKRI Humbahas Rohani Sianturi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Humbahas atas kehadiran dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini merupakan implementasi dari seruan cinta ekologis Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si.
Turut hadir dalam acara itu, antara lain Kadis Lingkungan Hidup Jerry Silitonga, Kadis Parpora Dina Simamora,Kepala BPKPD Resva Panjaitan, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Sekcam Baktiraja, Ketua Presidium WKRI Sumatera Utara Rosdiana Rosa Delima Situmorang ST, PT Inalum, Perum Jasa Tirta I termasuk BPODT.
[Editor: Eben Ezer S]