HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Paranginan - Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah bagi siswa kelas IX yang akan berlangsung pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2026, UPT SMP Negeri 025 Siborutorop mengadakan kegiatan doa bersama anak dan orang tua pada Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi sekolah untuk membangun kesiapan mental, spiritual, dan emosional siswa sebelum menghadapi momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan orang tua yang turut hadir mendampingi anak-anak mereka dalam suasana yang penuh haru dan sukacita.
Baca Juga:
Junita R Marbun, "Program MBG Dongkrak Hasil Panen Petani Sayur Humbang. Asal Dikelola Dengan Baik
Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kegiatan doa bersama ini diselenggarakan dalam satu kelompok sesuai dengan latar belakang agama kristen. Ibadah dan doa bersama di Halaman Sekolah yang telah disiapkan dengan tenang dan tertib.
Ibadah singkat dan doa syafaat secara khusus digelar, agar tetap sakral dan nyaman untuk kegiatan rohani tersebut.
Semangat yang diusung tetap satu: harapan dan doa yang tulus untuk kesuksesan siswa dalam menghadapi ujian akhir. Para orang tua pun terlihat terharu dan bangga melihat anak-anak mereka bersungguh-sungguh memohon doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka menyadari bahwa kekuatan spiritual adalah fondasi penting dalam menempa kesiapan mental anak-anak menjelang ujian.
Setelah selesai kegiatan doa, para siswa tetap berkumpul di halaman sekolah. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, mereka membentuk barisan dengan rapi dan tertib.
Momen ini menjadi semakin menyentuh ketika satu per satu siswa maju menghampiri orang tua mereka untuk meminta doa dan restu secara pribadi. Tak sedikit air mata haru menetes dari para orang tua maupun siswa sebagai tanda cinta dan dukungan yang mendalam.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi dan Kepatuhan Pajak, Bupati Humbahas Beri Arahan Pada Apel Gabungan di Halaman MPP Doloksanggul
Setelah memohon restu dari orang tua, para siswa kemudian melanjutkan barisan mereka menuju deretan guru-guru yang telah berdiri menyambut. Dengan penuh hormat, para siswa menundukkan kepala dan menjabat tangan para guru mereka sambil memohon doa dan nasihat agar diberi kelancaran dalam mengerjakan ujian.
Suasana ini terasa sangat sakral dan sarat makna, memperlihatkan adanya ikatan batin antara murid dan guru yang tidak hanya sekadar hubungan akademik, tetapi juga spiritual dan emosional.
Kepala UPT SMP Negeri 025 Siborutorop, Desmauli Lumbanbatu memberikan kata sambutannya, selain menjadi bentuk persiapan menjelang ujian, kegiatan doa bersama ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antar anggota komunitas sekolah. Guru, siswa, dan orang tua menyatu dalam satu semangat yang sama untuk mengiringi perjuangan siswa kelas IX menuju tahap akhir pendidikan di jenjang SMP. Dalam momen ini, nilai gotong royong dan solidaritas benar-benar terasa kuat.