3. Chelsie Monica Ignesias Sihite
Baca Juga:
100 Tahun Sitor Situmorang: Napak Tilas Sang Penyair Melalui Panggung Opera Batak
Chelsie Monica Ignesias Sihite, SE lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur (2 November 1995), adalah seorang pemain catur putri yang mendapat gelar Woman International Master atau Master Internasional Wanita.
Awal Chelsie mengenal catur dari ayahnya yang sering bermain catur sejak kanak-kanak dan dia menekuni bidang catur secara profesional dan tahun 2003 mulai mengikuti berbagai perlombaan catur tingkat daerah.
Chelsie berhasil mendapatkan Juara dua pada ASEAN Age Group Chess Championship di Muangthai tahun 2005, Juara dua pada 6th World School Chess Festival di Singapura, dan Juara dua ASEAN Age Group Chess Championship di Indonesia tahun 2006.
Baca Juga:
Mengapa Suku Batak Menjadi Pencetak Sarjana Terbanyak?
Berkat prestasinya, dia mendapatkan beasiswa di Sekolah Catur Utut Adianto, Bekasi.
Selang dua tahun kemudian, dia berhasil mendapatkan Juara World School Chess Championship di Singapura tahun 2008, Juara ASEAN Age Group Girl Under-16 di Filipina, dan Juara satu Turnamen Catur Piala Gubernur Chelyabinsk, Rusia tahun 2011.
Pada World Junior Chess Championship 2012 Girls Under 20 di Yunani, Chelsie yang turun sebagai unggulan 24 dengan rating 2162 tampil dengan finis pada urutan kedelapan dengan poin 8,5/13 dan rating performance 2319.