HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Salah satu Destinasi wisata Alam yang sangat Indah diantara sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Humbang Hasundutan adalah Panguapan di Batugaja Desa Paranginan Utara, Kecamatan Paranginan.
Dari Panguapan, setiap mata pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah dengan bentangan biru Danau Toba dan Pulau Samosir, serta Pulau Sibandang yang terlihat jelas bagaikan kura kura raksasa yang sedang tidur berjemur.
Baca Juga:
Semangat HUT RI ke 81. UPT SDN 123 Sihonongan, Ciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Bersih
Tidak hanya itu, dikejauhan terlihat deretan bukit kaldera bagaikan bingkai alami ciptaan Tuhan yang sangat sempurna, hamparan sawah yang hijau dan perkampungan kota Muara yang berada dilembah bak Permadani lukisan Tuhan.
Panguapan bagaikan balkon alami diatas bukit, spot terbaik melihat Danau Toba dari sisi Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan sembari menghirup udaranya yang sejuk, dengan tiupan angin pinus seakan membisikkan sesuatu yang Indah. Panguapan memiliki potensi luar biasa untuk hiling, camping ground, Spot, sunrise dan sunset, fotografi, para layang dan juga eco tourism.
Kendati demikian sangat disayangkan, keindahan kelas dunia ini seakan ter abaikan oleh Pemerintah, tidak disentuh dengan pembenahan infrastruktur yang memadai, tidak ada jalan yang mulus menuju daerah itu
"Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan seharusnya sudah melirik potensi ini" sebut Agustinus Sianturi salah seorang pemerhati pembangunan di daerah itu Selasa 11/8/2026.
Baca Juga:
Anggota DPRD Sumut Laksanakan Sosialisasi Ranperda Kepemudaan di Hotel Marbona Doloksanggul
Dia berujar, meskipun lahan didaerah itu bukan milik pemerintah tidak salah dibangun dengan membuat fasilitaas seperti pagar pengamanan anak anak yang berkunjung dipinggiran bukit, dan jalan yang mulus, serta membangun sepertu gazebo, plang penunjuk arah. "karena pemerintah itu harus mampu membangun potensi yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi rakyat" tegas Agus.
Pria paroh baya ini menambahkan bahwa Panguapan adalah harta karun Humbahas kelas dunia yang berpotensi emas, bila dikembangkan akan mampu membuka lapangan kerja, UMKM, mengangkat PAD desa dan kabupaten. "Harta karun seperti ini, kenapa Dinas Pariwisata, PUTR masih tutup mata ? " tegas Agus.
Disaat Humbahas menghalo halokan Humbahas negeri Wisata, namun destinasi Panguapan justru mati suri tanpa kepedulian pemerintah tambahnya.
[Redaktur: Tohap Simare mare]