HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Paranginan -
Keterbatasan anggaran Dana Desa tidak menyurutkan semangat Kemerdekaan HUT RI ke 81 warga desa Lumbanbarat, kecamatan Paranginan, kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Di tengah isu pemangkasan Dana Desa, sebanyak 2.500 warga desa akan berkumpul dalam satu acara "Makan Bersama syukuran HUT RI ke-81 " pada hari Rabu 19 Agustus 2026 mendatang usai acara puncak 17 Agustus 2026. Hal itu disampaikan Hotma Bangun siburian melalui jaringan selulernya Jumat 14/8/2026.
Baca Juga:
Turunan Ompu Patar Munthe, Harusnya Memegang SHM Atau SKPT, di Lahan Terperkara Dalam Melakukan Pelaporan
Keterbatasan anggaran itu tidak menyurutkan semangat masyarakat Lumban Barat untuk merayakan Hari kemerdekaan RI ke 81, " warga desa perdusun dusun secara serentak dan telah membudaya menjaga kebersihan dusun masing masing dengan membuat taman dan tidak membuang sampah sembarangan " sebutnya.
Kata dia, masyarakat desa Lumban Barat yang berpenduduk kurang lebih 2500 jiwa itu selalu mendukung Pemerintahan desa dalam setiap kegiatan di desa " mereka bergotong rong mendukung sukses nya perayaan HUT RI ke 81" jelas Hotma.
Selain bersih bersih, warga desa juga mengadakan acara hiburan rakyat berupa Lomba sepak bola pake sarung antar dusun, diikuti 6 klub, vollye ball, oper sarung, dorong beko (angkong) dengan membonceng istri masing masing, dan tidak kalah seru adalah lomba menangkap anak babi, serta lomba kebersihan antar dusun.
Baca Juga:
Raja Bius Matiti, Tanah Yang Diklaim Op Patar Munthe Tidak Berdasar, Desa Matiti Adalah Tanah Ompu Raja Napasang Manullang di Doloksanggul
Bangun Hotma Siburian Kades Lumban Barat itu mengatakan bahwa acara makan bersama ini merupakan simbol semangat dan persatuan, 2500 piring sudah kami persiapkan untuk makan bersama
" kami akan tunjukkan Kemerdekaan dirayakan dengan kebersamaan di Desa Lumban Barat" sebutnya.
Dia menambahkan Warga juga ada yang menyumbang untuk terselenggaranya acara ini. "Semangat 45 dulu, berjuang dengan bambu runcing perut kosong, kenapa kita sekarang kalah karena anggaran desa dipangkas, Merdeka itu soal mental bukan soal uang" pungkasnya.
Salah seorang warga dusun 3 Lambok Siburian mengatakan bahwa dana kegiatan tidak sepenuhnya tergantung pada Pemerintah namun Gotong royong adalah kata kunci termasuk Kadesnya sangat antusias dalam memeriahkan acara ini " Kades yang juga pengusaha ini memberikan perhatian yang banyak untuk suksesnya perayaan HUT RI 81" ujar Lambok.
[Redaktur: Tohap Simare mare]