HUMBAHAS.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Cabang Dinas Pendidikan wilayah IX Provinsi Sumatera Utara(Provsu) menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP) di SMAN I Doloksanggul Kamis (28/8/2025).
Kegiatan itu dibuka resmi oleh Dr.Drs.Alfred Silalahi Kacabdisdik wilayah IX diikuti 502 orang Guru SMA/SLB dan SMK Humbang Hasundutan(Humbahas).
Baca Juga:
BPBD Humbahas Tangani Irigasi Tertutup Longsor di Lintongnihuta
Pelaksanaan MGMP ini adalah merupakan wadah kegiatan bagi para guru mata pelajaran yang sama untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan bertukar pengalaman dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam proses pembelajaran.
Alfred berharap melalui kegiatan MGMP, guru dapat memperdalam dan menguasai pengetahuan materi, memperbaiki perangkat pembelajaran, berbagi solusi dalam mengantisipasi masalah yang dihadapi,serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kurikulum.
Kata dia,MGMP akan menjadi wadah peningkatan kualitas dan kemampuan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran.
Baca Juga:
Pemkab Humbahas Gelar Pasar Murah Satu Jam, 3 Ton Beras Habis Terjual
Selain itu kata Alfred, pelaksanaan MGMP diharapkan para guru akan memiliki kemampuan yang merata dalam bidangnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih baik dan juga menjadi sarana diskusi bagi guru membahas permasalahan, berbagi ide, dan bertukar informasi tentang pendidikan, teknologi, dan kurikulum.
Senada,Rudi Sinaga Kasi SMK cabdisdik Wil IX Provsu melalui jaringan WA nya mengatakan bahwa kegiatan MGMP dilaksanakan 2(dua)hari masing masing hari pertama Kamis 28 agustus dilaksanakan di SMAN I Doloksanggul dan Jumat 29 Agustus 2025 dilaksanakan di SMAN 2 Tarutung Tapanuli utara di ikuti 703 orang guru.
Rudi menjelaskan,MGMP itu bertujuan meningkatkan kemampuan,keterampilan Guru dalam merencanakan,melaksanakan,dan mengevaluasi program pembelajaran.
MGMP akan membantu Guru dalam pengembangan metode pengajaran yang efektif dan inovatif dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,memfasilitasi Guru dalam pengembangan kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan,menumbuhkan kegairahan,menyeratakan kemampuan, meningkatkan profesinalisme Guru.
"Pelaksanaan MGMP se kabupaten Humbahas dan Tapanuli Utara fokus pada Materi Pembelajaran Mendalam(deep learning) dengan fasilitator 23 orang Guru SMA Humbahas dan Taput"sebunya.
Rudi berharap seluruh peserta mengikuti dengan serius agar goal kegiatan MGMP ini tercapai.
Kata dia, Seluruh pembiayaan kegiatan termasuk transport peserta dianggarkan dari dana BOSP masing masing satuan pendidikan tahun 2025.
[Redaktur: Tohap Simare mare].