Sementara terpisah, Tumbur menyampaikan sebenarnya kami telah menyampaikan laporan ke instani-instansi terkait, akan tetapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut sama sekali. Jika kondisi seperti ini berlarut larut bagaimana nasib kami para petani bisa mewujudkan ketahanan pangan dan berswasembada.
Perbaikan irigasi itu kan bagian dari pembangunan insfratruktur, seperti gedung, jalan raya atau lainnya. Irigasi merupakan sarana pendukung pertanian. Dan kita ketahui pertanian termasuk program prioritas pemerintah daerah dan pusat. “Untuk itu atas nama petani kami berharap keseriusan pemerintah daerah, provinsi maupun pusat memperhatikan dan menindaklanjuti kondisi kami”, ucap Tumbur.
Baca Juga:
Manaek Hutasoit Reses di UPT SMPN 024 Sihonongan.
Sebelumnya, Kadis PUPR Humbahas, saat dihubungi WAHANANEWS.CO, lewat ponsel genggamnya belum memberikan tanggapan, melalui pemberitaan ini kerusakan saluran irigasi harapan warga, Pemerintah Daerah Humbahas segera ditindaklanjuti melalui Kabid yang membidangi dan segera memperbaiki.
[Redaktur: Tohap Simaremare]