HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Paranginan - Situasi mengenai jalan kabupaten penghubung antar kecamatan yang luput dari perhatian pemerintah merupakan permasalahan yang umum ditemui di berbagai daerah, yang mengakibatkan terhambatnya aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi warga.
Dampak kerusakan kondisi jalan, banyak jalan poros antar desa atau kecamatan mengalami rusak berat, berlubang, dan berlumpur, terutama saat musim hujan. Akses terhambat akibat kerusakan jalan ini, menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan akses ke layanan pendidikan atau kesehatan. Keluhan Warga, warga setempat seringkali mengeluhkan kurangnya kepedulian pemerintah daerah (Pemkab) terhadap infrastruktur penting ini. Contoh kasus rusak dan berlubang.
Baca Juga:
Diduga Luput Dari Perhatian Pemkab Humbahas, Jalan Penghubung Antar Kecamatan ke-Desa Rusak Parah
Berlubang dan mengelupas, seperti inilah kondisi jalan penghubung antara Desa Siborutorop, Desa Lumbansialaman, Desa Siborutorop, Desa Lumbansiaturi, Kecamatan Paranginan Kabupaten Humang Hasundutan (Humbahas]. Jalan poros penghubung antar tiga desa tersebut sudah lama rusak namun luput dari perhatian pemerintah.
Pasalnya, jalan kabupaten di Desa Siborutorop menuju UPT SMPNegari 025 dan menuju perbatasan Taput, kondisi rusak sejak tahun 2017 lalu namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki. Padahal menurut Warga Desa Siborutorop, usulan perbaikan jalan tersebut selalu masuk dalam usulan Musrenbang tingkat desa setiap tahun.
“Kalau usulan, kita selalu mengusulkan dari tahun ke tahun, namun sampai hari ini masih belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki,” sebut warga bermarga Sianturi diamini warga lainnya saat bincangbincang diwarung kopi !!Apada Jumat (01/04/2026).
Baca Juga:
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat May Day Polres Humbahas Gelar Patroli Skala Besar.
Warga sedikit menyayangkan pemerintah seakan menutup mata dengan kondisi jalan yang ada di desanya. Menurutnya jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan oleh masyarakat terutama para murid SMP dan SMA yang berasal dari Desa Siborutorop, Desa Lumbansialaman dan Desa Paranginan Selatan.
“Kalau berbicara perlu, jalan tersebut sangat diperlukan. Hal ini karena setiap hari anak-anak dari desa kami menggunakan jalan itu untuk menimba ilmu” lugas warga lainnya.
Untuk itu, masyarakat berharap pemerintah daerah bisa memberikan sedikit perhatian agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki. “Karena jalan itu ranahnya Kabupaten, saya sangat berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan tersebut,” tutup warga.