Perjalanan akademik dari Fisika Universitas Padjadjaran menuju Pascasarjana Ilmu Material Universitas Indonesia, ditambah pengalaman penelitian di BRIN dan RIKEN serta keterlibatan dalam publikasi ilmiah tahun 2026, menunjukkan perkembangan profil yang kuat sebagai peneliti muda di bidang material maju.
Sambil mengikuti kuliah S2 Ilmu Material di UI, Ia juga sebagai penulis dalam publikasi ilmiah, sehingga kiprahnya tidak hanya sebagai mahasiswa tapi sudah terlibat dalam kegiatan riset material dan fisika terapan. Bidang yang ditekuni berkaitan dengan material, sifat magnetik, karakterisasi material dan penyerapan gelombang mikro. Dengan menggunakan teknik seperti XRD, SEM-EDX, VSM dan VNA.
Baca Juga:
HUT RI ke - 81, Bupati Humbahas Sapa Masyarakat Kecamatan Pakkat
XRD (X-Ray Diffraction), menentukan struktur kristal, fase mineral atau senyawa, ukuran kristalit, dan parameter kisi dari suatu bahan padat. SEM-EDX (Scanning Electron Microscopy - Energy Dispersive X-Ray), melihat bentuk permukaan atau morfologi secara mikroskopis dan mengetahui unsur-unsur kimia yang terkandung di dalam sampel.
VSM (Vibrating Sample Magnetometer), mengukur sifat magnetik material, seperti nilai magnet remanen, koersivitas, dan saturasi magnet. VNA (Vector Network Analyzer), menguji sifat kelistrikan dan kemampuan material dalam menyerap atau memantulkan gelombang elektromagnetik pada rentang frekuensi tertentu.
[Redaktur: Tohap Simare mare]