HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Dalam rangka penanganan sampah yang lebih serius, Pemerintah Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama Tim Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), rapat koordinasi penyusunan RISPS (Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah) dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) di ruang Rapat Inspirasi Doloksanggul Selasa 7 /4/2026.
Rapat ini diikuti Bupati Humbahas yang diwakili Sekda Chiristison Rudianto Marbun dan dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Martogi Purba, Kadis Lingkungan Hidup Jerry Silitonga dan perangkat daerah terkait termasuk Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat (PPEPD) KLH/BPLH Puji Iswari.
Baca Juga:
Sebagai Wujud Kepedilian Pemerintah, Bupati Humbahas Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Alam
Chiristison Rudianto Marbun menegaskan persoalan sampah bukan lagi isu biasa, melainkan persoalan serius yang berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan. Maka penyusunan RISPS tidak boleh dipandang sebagai kegiatan administratif semata, tapi harus menjadi dokumen strategis yang benar-benar implementatif dan terukur yang dapat dilaksanakan.
Pelaksanaan KIE pengelolaan sampah nasional harus diarahkan pada perubahan perilaku masyarakat secara konkrit. Tidak cukup hanya sebatas sosialisasi, tapi harus mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari sumbernya sampai ke pengelolaan akhir.
Pentingnya sinergitas lintas sektor, tidak ada satu pihak pun yang dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan sampah. Pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat harus bergerak dan bersinergi dalam satu arah kebijakan yang jelas dan konsisten.
Baca Juga:
Sebagai Wujud Kepedulian Pemerintah, Bupati Humbahas Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Alam
Sementera itu, Puji Iswari mengatakan RISPS menjadi acuan dalam penentuan target pengurangan dan penanganan sampah. Pengembangan sistem pengelolaan sampah termasuk penyusunan strategi intervensi dan KIE. Saatnya bertransformasi, kurangi, pilah, dan kelola sampah dengan tanggungjawab demi lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah untuk generasi mendatang.
Tohap Simare mare.
[Redaktur: Edison Ompusunggu]