Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme.
Polres Humbahas Rutin Gelar Gaktibplin
HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme anggota kepolisian, Sipropam Polres Humbang Hasundutan kembali melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel, Senin 15/6/2026.
Kegiatan Gaktibplin tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, didampingi Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, serta Kasi Propam Ipda Jannes Tampubolon. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di lapangan apel Polres Humbahas dan diikuti oleh seluruh personel, termasuk para pejabat utama (PJU) tanpa terkecuali, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menegakkan disiplin internal.
Baca Juga:
Pemkab Humbahas Matangkan Rencana Perayaan Paskah Bersama Masyarakat Pada 15 April 2026.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kedisiplinan dan profesionalisme merupakan kunci utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Kedisiplinan dan profesionalisme adalah dua hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan menjaga disiplin dan ketertiban internal, setiap personel Polri akan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Sipropam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh personel Polres Humbahas. Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapian rambut dan jenggot, kelengkapan identitas diri, surat-surat kendaraan, hingga pelaksanaan tes urine.
Baca Juga:
Bupati Humbahas Pimpin Rapat Bersama Perangkat Daerah
Kasi Propam Polres Humbahas, Ipda Jannes Tampubolon, menyampaikan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan seluruh anggota tetap mematuhi aturan yang berlaku, baik dari segi penampilan maupun administrasi.
“Gaktibplin ini kami lakukan untuk memastikan seluruh anggota tetap disiplin dan sesuai ketentuan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai upaya pembinaan agar setiap personel senantiasa menjaga citra institusi di tengah masyarakat.
“Kami ingin seluruh personel menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, Sipropam masih menemukan beberapa personel yang tidak memenuhi ketentuan, seperti rambut dan jenggot yang tidak rapi serta sikap tampang yang kurang sesuai standar. Terhadap personel yang melakukan pelanggaran, diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku disertai pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan serupa.