.
-Bupati bersama warga saat ramah tamah.
HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Dua bulan terisolasi akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) salah satunya Desa Batu Nagodang Siatas Kecamatan Onan Ganjang, akhirnya warga desa yang terdampak kini dapat bernafas lega.
Pasalnya kenderaan roda empat kembali dapat masuk ke desa itu melalui jalan bukaan baru dari Desa Sampetua menuju Desa Batu Nagodang Siatas. moment ini menjadi awal pulihnya akses transportasi setelah selama dua bulan ini terputus dan terisolasi, Rabu (21/912026)
Baca Juga:
DPC Partai Gerindra Kunjungi Kejari Humbahas
Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH bersama Anggota DPRD Humbahas Jamonang Nababan SM, Sekda Chiristison Rudianto Marbun M.Pd dan rombongan lainnya telah berhasil masuk menuju desa itu dengan menggunakan mobil roda empat meskipun dilalui dengan ekstra hati-hati, mengingat masih terdapat material longsor dan kondisi tanah yang masih labil, dan akhirnya rombongan tiba di desa tersebut.
Kehadiran Bupati Humbang Hasundutan dan rombongan, mendapat sambutan dengan senyum hangat, menunjukkan rasa senang dan rasa syukur, bahkan ada warga meneteskan air mata karena terharu karena hampir 2 bulan terakhir ini, aktivitas warga tergolong lumpuh akibat rusaknya akses jalan utama, hingga menghambat berbagai layanan masyarakat termasuk perekonomian warga.
Bupati Humbahas Dr Olian P Nababan dan Masyarakat Humbahas saat ramahtamah
Baca Juga:
AKBP Adi Nugroho Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama Polres Humbahas
Pembukaan jalan baru itu merupakan hasil kerja keras Pemerintah Daerah yang selalu dipandu Bupati Humbang Hasundutan bersama instansi terkait dengan terus melakukan perbaikan secara bertahap ditengah kondisi medan yang sulit.
Meski demikian, proses pemulihan masih terus berlanjut untuk memastikan jalan dapat dilalui secara aman dan berkelanjutan.
Pada pertemuan bersama warga di UPT SD Negeri 121 Batu Nagodang Siatas, Bupati Humbahas pertama sekali mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 bagi warga.
Bahkan Bupati Humbahas mengajak warga sama-sama menyanyikan lagu pujian dari Buku Ende Nomor 70 “Naung Salpu Taon Na Buruk i”. Lagi-lagi, ada warga meneteskan air mata saat menyanyikan lagu pujian itu.
“Seperti apa yang dirasakan warga pasca bencana, itu bisa kami rasakan, namun jangan menyerah, kita harus semangat, walaupun banyak cobaan yang kita hadapi. Pemerintah akan selalu hadir ditengah-tengah warga, peduli dan peka, karena itu sudah kewajiban. Kami akan membuat yang terbaik bagi warga, Ini kewajiban kami” kata Bupati Humbahas yang selalu hadir di daerah bencana itu.
Oloan juga menyampaikan meskipun akses jalan sudah dapat dilalui saat musim kering, pengendara harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan belum sepenuhnya stabil. Pemerintah Daerah berharap, dengan terbukanya akses tersebut, aktivitas warga dapat kembali normal dan roda perekonomian desa segera pulih pasca bencana.
Pada kesempatan itu, Bupati Humbahas menyerahkan bantuan sosial kepada warga Desa Batu Nagodang Siatas.
Ditempat yang sama Kepala Desa Batu Nagodang Siatas, Hiras Simanullang mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Humbahas yang selalu memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada warga Desa Batu Nagodang Siatas. “Pak Bupati selalu hadir ditengah-tengah warga, terus memberikan semangat. Kami tidak menyangka, pembukaan jalan ini begitu cepat, ini bagaikan mimpi pak Bupati. Kami selalu berdoa, Tuhan memberkati pak Bupati dalam melayani seluruh masyarakat Humbang Hasundutan” sebut Hiras.
Sebelumnya, Bupati Humbahas bersama Camat Onan Ganjang Roland Marbun, Kapolsek Onan Ganjang AKP M Simanjuntak, Danramil Onan Ganjang Kapten S Situmorang termasuk pihak-pihak terkait telah melakukan penandatanganan berita acara serah terima lahan relokasi untuk hunian tetap dan lahan untuk akses jalan ke Desa Batu Nagodang Si
[22/1 06:50] Tohap Simaremare: atas bertempat di Gedung Serbaguna Desa Sampetua Kecamatan Onan Ganjang.
Sebidang tanah yang diserahkan itu terletak di Sosor Ladang Dusun I Desa Sampetua Kecamatan Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan. Beberapa poin dalam berita acara tersebut, bahwa penyerahan tanah diperuntukkan untuk pembangunan relokasi permukiman warga yang terkena bencana alam (Longsor) dari Dusun I Desa Batunagodang Siatas, dinamakan “Perumahan Relokasi”.
Pemerintah akan membangun rumah di lahan Relokasi tersebut sebanyak 30 Unit dengan membangun tembok permanen pembatas di sekeliling Perumahan Relokasi.
Pemerintah akan melakukan pematangan lahan disekitar Perumahan Relokasi untuk kawasan permukiman bagi Penduduk Sampetua seluas ± 1 Hektar.
Apabila Lahan relokasi tersebut tidak dipergunakan maka lahan relokasi dan seluruh isinya dikembalikan menjadi milik Rajahuta Sampetua. Setiap warga yang menempati Perumahan Relokasi harus mengikuti paradatan Bius Sampetua.
[Redaktur: Tohap Simaremare]