HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Pakkat - Dr.Oloan Paniaran Nababan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama AKBP Arthur Sameaputty Kapolres Humbang Hasundutan
melakukan pengecekan langsung ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Energi Sakti Sentosa Sipulak di Desa Purba Bersatu Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis 4 Desember 2025.
Baca Juga:
Bupati Humbahas Bersama Forkopimda Gelar Mediasi Konflik Lahan Antara PT ESS –Masyarakat Pardosi.
Irma Simanungkalit, Plt Kadis Kominfo Pemkab Humbahas menjelaskan, Bupati Humbang Hasundutan dan Kapolres Humbang Hasundutan termasuk Manager PLTA Energi Sakti Sentosa Johan Siahaan telah melakukan pengecekan ke lokasi karena terjadi longsor di atas turbin PLTA yang menyebabkan aliran sungai tertutup.
Akibat longsoran tanah itu, membuat air tertahan dan debit air terus meninggi karena longsor yang menutupi sungai itu, dan airnya jadi tertahan.
Dijelaskan, bila tekanan air terlalu besar, bendungan tanah bisa runtuh mendadak dan melepaskan volume air besar dalam waktu singkat. Diperkirakan tanah longsoran akan jebol apabila hujan turun terus menerus. Dan ini bisa mengakibatkan banjir bandang.
Baca Juga:
Setahun Kepemimpinan Bupati Humbahas “Fase Penting Meletakkan Fondasi Pembangunan”
Mengantisipasi hal itu, Bupati Humbang Hasundutan sudah berkoordinasi dengan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, untuk menghimbau masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Andam Dewi dan Barus. Karena aliran sungai dari Bendungan PLTA itu mengalir menuju Kecamatan Andam Dewi dan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah.
[Redaktur: Tohap Simare mare]