HUMBAHAS.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Dr Oloan P Nababan Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, salurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam banjir dan longsor di Desa Sihombu Kecamatan Tarabintang, Jumat 28 /11/2025.
Penyerahan bantuan itu, juga dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian Dan Pembangunan Parman Lumban Gaol, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang dan Camat Tarabintang Serinaya Tinambunan.
Baca Juga:
Kapolres Humbahas Kunjungi Banjir Bandang di Sihombu Serahkan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan
Bantuan yang serahkan sebesar Rp50.000.000 dengan rincian diterima Kepala Desa Sihombu Rp30.000.000 dan diterima Pendeta HKBP Sihombu Rp20.000.000.
Pada kesempatan itu Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Arthur Sameaputty juga menyerahkan bantuan berupa beras, indomie, minyak, telur dan air mineral kepada warga terdampak.
Martogi Purba menguraikan, jumlah rumah terdampak sebanyak 114 unit dengan rincian rumah hancur/hanyut sebanyak 12 unit, rusak berat 30 unit, rusak sedang 7 unit dan rusak ringan 65 unit,dengan jumlah jiwa terdampak 312 jiwa /116 KK dan Jembatan rambing sebagai akses menuju objek wisata “Dolok Pottas” dan lahan perkebunan warga juga hanyut terbawa arus sungai.
Pemkab Humbahas juga menyediakan Sumber air minum yang tetap tersedia dan petugas kesehatan standby di Posko penampungan. Pemkab Humbahas juga menyerahkan bantuan Di Desa Tarabintang Kecamatan Tarabintang, berupa pangan/beras sebanyak 500 kg.
Baca Juga:
Oloan P Nababan Tinjau Beberapa Lokasi Terdampak Bencana Alam Banjiir dan Longsor di Humbahas
Jumlah rumah terdampak bencana banjir sebanyak 44 unit dengan rincian rumah hancur/hanyut sebanyak 3 unit, rusak berat sebanyak 9 unit dan rumah terendam setinggi 1,5 meter lebih sebanyak 32 unit.
Juga terdapat beberapa titik Infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan/longsor termasuk jembatan rambing 1 unit hanyut terbawa arus sungai. Pembersihan rumah penduduk dan jalan telah dilakukan secara bergotong-royong bersama masyarakat dan petugas Pemadam kebakaran.
[Redaktu: Tohap Simare mare]